Persilangan Fatmawati

 Hai Pembaca,

Larut

Minggu ini dilalui dengan sangat berat. Sondaugh hampir tidak bertemu dengan anak-anak. Jajaran Direksi baru membuat sedikit perubahan dan mengakibatkan beberapa hal harus disesuaikan, termasuk bagaimana cara melaporkan pekerjaan tiap minggu dengan format yang sudah ditentukan. Biasanya Sondaugh melaporkan progress pekerjaan serta kendalanya setiap bulan, namun kali ini, setiap 1 minggu sekali di akhir minggu, kami divisi legal di perusahaan Pangan harus melaporkan pekerjaan kami dan tindak lanjut yang harus dilakukan di minggu depan.

Hari ini kepulangan Sondaugh terlalu larut. Sondaugh tak pernah selarut ini sejak sekitar hampir 1 tahun yang lalu. Kalau tidak salah, waktu itu juga bulan Juni. Saat itu akan dilakukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Laporan Keuangan Perusahaan.

Tapi beginilah bekerja. mungkin tantangan ke depan akan lebih besar. dan semoga Sondaugh tetap bisa berhasil melewatinya.


Fokus

Sepanjang perjalanan pulang menggunakan Sepeda motor buatan lebih dari 8 tahun yang lalu, jalan termasuk lancar untuk perjalanan di pukul 21.45. terakhir sebelum pulang, seperti biasa, Sondaugh mengirimkan Live Location melalui aplikasi Whatsapp kepada my Geliefde Vrouw. Diambil dari bahasa Belanda yang artinya Istri Tercinta. Biasanya jam segini, kami membiasakan anak-anak Sondaugh untuk segera masuk ke kamar mereka untuk segera tidur.

Hari yang melelahkan, bahkan Sondaugh melewati persilangan Fatmawati yang harusnya traffic light telah menunjukkan warna merah dimana Sondaugh harus berhenti tepat sebelum zebra cross, tetapi Sondaugh melewatinya begitu saja. Gawat, dan aku baru tersadar saat sudah di tengah persilangan itu. dan untungnya, meskipun berjarak kurang dari 5 meter, Sondaugh hampir ditabrak segerombolan sepeda motor dari sebelah kanan. Seharusnya aku harus fokus, namun Sondaugh kehilangan fokus tersebut. bahkan sudah termasuk micro sleep dan hampir menyebabkan kecelakaan yang pasti, tidak akan selamat apabila Sondaugh terlambat 3 detik saja.


Berkorban

Tetapi Alhamdulillah, Allah masih menjaga Sondaugh untuk tetap melanjutkan hidup dan selamat dari persilangan Fatmawati untuk tetap menjalani hari-hari esok mengorbankan mimpinya terinjak demi memenuhi kebutuhan keluarga, dimana Geliefde Vrouw dan 2 kurcaci kecil sebagai penyemangatnya. aku pernah mendengar pernyataan Fiersa Besari di saluran Youtube yang mengatakan kurang lebih seperti ini,

"tidak perlu jauh-jauh untuk melihat Superhero keluar negeri, karena Superhero yang sesungguhnya adalah laki-laki yang rela mimpinya diinjak di depan mata demi kepentingan keluarga"

namun menurut Sondaugh, tidak hanya laki-laki, tetapi juga seorang perempuan, istri, ibu yang rela mimpinya terbang jauh dari dirinya, untuk berkorban demi kepentingan, keutuhan dan kebahagiaan keluaga lah yang jauh melebihi superhero yang berkedok laki-laki. tak ada yang bisa melebihi pengorbanan seorang istri bagi suaminya atau seorang ibu bagi anak-anaknya, karena dialah manusia paling mulia dalam satu keluarga. dan itu adalah my Geliefde Vrouw. Vitaria Martikasari.

Seperti persilangan Fatmawati, apabila Sondaugh 3 detik lebih lama dapat berhadapan dengan hidup dan mati, mungkin my Geliefde Vrouw yang akan selalu selalu berhadapan dengan hidup dan mati dengan jarak kurang dari 0,1 mili detik siap meregang nyawa setiap harinya demi suami dan anak-anaknya.

my Geliefde Vrouw, maaf apabila Sondaugh tak pernah mengungkapkan ini secara langsung, tapi itulah kamu dan kestimewaanmu di dunia. dan kita semua berharap, segala daya upayamu yang kamu lakukan dengan ikhlas, kelak akan membawa kebahagiaan dunia dan akhirat.


Jakarta, 8 Juni 2024

00.08 WIB


the best Superhero and  the next candidate of Superhero


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penghujung 2022

Menulis Apapun Bisa, Termasuk Ini

VLOG Pertama dengan Anak